Sumatera Utara

Jalan Lau Renun di Desa Lau Baleng Rusak Parah, Kemarau Berdebu Musim Hujan Berkubang

PIJARPOS.com KARO, SUMUT – Ruas Jalan Lau Renun di Desa Lau Baleng, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, mengalami kerusakan cukup parah dan memprihatinkan. Kondisi jalan yang sudah lama rusak membuat masyarakat harus menghadapi debu tebal saat musim kemarau dan kubangan lumpur ketika musim hujan.

Kerusakan jalan tersebut terlihat mulai dari kawasan Kompleks Pasar Pekan Lau Baleng hingga Dusun Kutarih sampai ke perbatasan Kabupaten Karo dengan Kabupaten Dairi. Panjang ruas jalan yang rusak diperkirakan mencapai sekitar 2 kilometer.

Menurut keterangan warga Lau Baleng, Alex Peranginangin yang juga mantan Kepala Desa Lau Baleng,  mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah.

“Kerusakan jalan mulai dari kawasan Pasar Pekan Lau Baleng hingga Dusun Kutarih sudah cukup lama terjadi, namun hingga kini belum pernah mendapat perhatian untuk perbaikan,” ujarnya Minggu (8/3/2026).

Dampak kerusakan jalan itu juga sangat dirasakan masyarakat, terutama di sekitar Kompleks Pasar Pekan Lau Baleng. Pada hari pasar setiap Jumat, arus lalu lintas sering mengalami kemacetan karena padatnya aktivitas masyarakat. Kondisi semakin sulit ketika hujan turun karena jalan menjadi berlumpur dan licin sehingga mengganggu aktivitas pengunjung pasar.

Alex menambahkan, warga Dusun Kutarih juga merasakan dampak langsung dari kerusakan jalan tersebut. Saat musim kemarau, debu tebal beterbangan setiap kali kendaraan melintas. Sebaliknya saat musim hujan, kondisi jalan berubah menjadi berlubang dan dipenuhi kubangan air.

“Kalau musim kemarau jalan sangat berdebu, apalagi ketika kendaraan bermotor melintas. Tapi kalau musim hujan, jalan dipenuhi lubang dan lumpur sehingga menyulitkan masyarakat,” ungkapnya.

Secara terpisah, sejumlah warga Lau Baleng yang dimintai tanggapannya berharap Pemerintah Kabupaten Karo segera melakukan perbaikan jalan tersebut. Selain itu, mereka juga meminta pemerintah mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di Dusun Kutarih hingga menggenangi rumah-rumah warga.

“Saat musim hujan sering terjadi banjir yang menggenangi ruas jalan bahkan sampai ke pemukiman dan rumah warga. Kami berharap pemerintah segera melakukan penanganan terhadap kerusakan Jalan Lau Renun ini,” ujar Ginting, salah seorang warga Kutarih. (Sarikat Ginting)

Related Articles

Back to top button