Sumatera Utara

Setelah Disoroti DPRD SU, Pemprovsu Gerak Cepat Tangani Jalan Provinsi  Pakpak Bharat–Dairi–Humbahas yang Terancam Putus

PIJARPOS.com, Pakpak Bharat – Setelah disoroti kalangan DPRD Sumut, akhirnya  Pemprov Sumut mulai  bergerak menangani ruas jalan provinsi di Desa Buluh Tellang, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat, yang nyaris putus akibat longsor selama enam bulan terakhir.

Pemprov Sumut dalam penjelasannya,  jalur vital penghubung Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi, dan Humbang Hasundutan itu dipastikan segera dibangun tahun ini demi mencegah lumpuhnya akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat di tiga daerah.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala UPTD Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sidikalang, Daud Sembiring, kepada wartawan, Selasa (19/5/2026), saat dikonfirmasi terkait kondisi jalan longsor di Desa Buluh Tellang yang semakin mengkhawatirkan.

Menurut Daud, ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat yang selama ini digunakan untuk mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga jalur transportasi antarwilayah.

Karena itu, katanya, Pemprov Sumut  menjadikan penanganan longsor tersebut sebagai prioritas tahun ini.

“Pembangunan ruas jalan yang longsor itu sudah masuk dalam program tahun ini dan akan segera dikerjakan agar masyarakat maupun pengguna jalan tidak lagi terganggu,” ujar Daud Sembiring.

Ia menjelaskan, kerusakan badan jalan terus meluas akibat tingginya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian sisi jalan mengalami abrasi dan penurunan tanah sehingga membuat badan jalan semakin sempit dan rawan ambruk.

Kondisi tersebut membuat para pengguna jalan harus melintas dengan sangat hati-hati, terutama kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kendaraan roda empat yang setiap hari melintasi jalur itu.

Pada malam hari maupun saat hujan turun, kondisi jalan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara.

Warga sekitar mengaku khawatir jika penanganan tidak segera dilakukan karena jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan sejumlah desa di kawasan Pakpak Bharat menuju Kabupaten Dairi dan Humbang Hasundutan.

“Jika sampai putus total, aktivitas ekonomi masyarakat dipastikan terganggu. Selain berdampak terhadap mobilitas warga, kerusakan jalan juga mulai mempengaruhi distribusi hasil pertanian masyarakat yang selama ini bergantung pada akses transportasi tersebut untuk membawa hasil panen ke pasar.

Sebelumnya, anggota DPRD Sumut Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Salmon Sumihar Sagala mendesak Dinas BMBKCK Sumut segera memperbaiki jalan provinsi di Desa Buluh Tellang, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat, yang nyaris putus akibat longsor selama enam bulan terakhir.

Bahkan Salmon Sagala mengingatkan, jangan sampai kerusakan jalan provinsi tersebut menimbulkan korban, akibat pengendara jatuh ke jurang atau jalur yang sangat vital menghubungkan antar kabupaten tersebut ambruk dan longsor.

“Masyarakat berharap pembangunan segera direalisasikan agar akses transportasi kembali aman dan lancar,” ujar Salmon Sagala sembari mengingatkan dinas terkait melakukan penanganan permanen untuk mencegah longsor susulan.(Sarikat Ginting)

Related Articles

Back to top button